
GBP/USD memperpanjang kenaikannya mendekati 1,3350 selama sesi Asia awal pada hari Senin. Kenaikan pasangan mata uang utama ini didukung oleh Dolar AS (USD) yang melemah secara umum karena para pedagang semakin yakin bahwa kebijakan ekonomi Presiden AS Donald Trump akan membawa ekonomi ke resesi.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden AS Donald Trump membahas pembicaraan perdagangan yang "berkelanjutan dan produktif" dalam panggilan pertama mereka sejak Trump mengenakan tarif pada barang-barang Inggris. Menurut seorang pejabat Downing Street, Starmer menekankan komitmennya pada "perdagangan bebas dan terbuka serta pentingnya melindungi kepentingan nasional."
Starmer berusaha mencapai kesepakatan dengan AS setelah Trump mengumumkan tarif 10% untuk barang-barang Inggris dan tarif 25% untuk impor mobil, baja, dan aluminium. Sementara itu, optimisme seputar pembicaraan perdagangan AS-Inggris terus mendukung GBP terhadap Greenback dalam waktu dekat. Meskipun demikian, pernyataan agresif dari Federal Reserve AS (Fed) dapat mengangkat USD dan membatasi kenaikan pasangan mata uang utama tersebut. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan minggu lalu bahwa kenaikan tarif dapat memicu inflasi sekaligus melemahkan pertumbuhan, sehingga mempersulit jalan bagi keputusan suku bunga. Powell mencatat, "Untuk saat ini, kami berada pada posisi yang tepat untuk menunggu kejelasan yang lebih baik sebelum mempertimbangkan penyesuaian apa pun terhadap sikap kebijakan kami."(Cay)
Sumber: fxstreet
Harga emas kembali naik tajam pada hari Selasa (20/1) dan mencetak rekor baru, menembus level psikologis di atas $4.700 per ons. Kenaikan ini didorong gelombang "flight to safety" karena ketegangan ge...
GBP/USD menguat ke sekitar 1,3480 pada awal sesi Asia hari Jumat, bertahan di atas 1,3450. Penguatan ini terjadi karena dolar AS kembali melemah, seiring pasar makin yakin peluang pemangkasan suku bun...
Nilai tukar GBP/USD bergerak stabil di kisaran 1,3465 pada awal perdagangan Asia hari Rabu(31/12). Pergerakan yang cenderung tenang ini terjadi karena volume transaksi diperkirakan tipis menjelang lib...
Poundsterling Inggris (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu(24/12), dengan Greenback menemukan sedikit dukungan di tengah berkurangnya likuiditas selama sesi liburan AS yang dipersingka...
GBP/USD menguat setelah tiga hari berturut-turut mengalami penurunan. Pada sesi Asia Senin, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3394, mendekati level 1,3400, menjelang rilis PDB Inggris...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...